Pada Tahun 2014, setelah memenuhi semua persyaratan untuk alih status dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhaar menjadi Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar, maka dibuka salah satu fakultas yaitu Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam pada tanggal 21 Agustus 2014 dengan surat keputusan Ketua Yayasan Nomor 12/SK/YAPENA/VIII/2014. Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam memiliki visi: Menjadi fakultas yang terkemuka dan religius. Adapaun misi yang diemban oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam adalah menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan guna menghasilkan lulusan yang professional dengan melaksanakan Tri Dharma Perguruan tinggi, serta menjalin kemitraan dengan instansi lain secara regional, nasional dan internasional.

Untuk mewujudkan visi misi diatas, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam telah berupaya mempersiapkan segala perangkat yang diperlukan, antara lain dengan pengembangan sarana fisik dan non fisik yang telah, sedang dan akan terus dilaksanakan. seperti mengadakan pelatihan-pelatihan mengenai kajian dakwah yang dilengkapi dengan laboratorium dakwah dengan memanfaatkan teknologi terkini untuk mempersiapkan alumni fakultas dakwah dan komunikasi islam menghadapi era disrupsi teknologi 4.0 dan era society 5.0.

Pada awal berdirinya Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, dimulai pada periode 2014-2020 dengan struktur organisasi yaitu:

Dekan                         : Aris Sutrisno, S.H.,M.A

Ketua Prodi                 : H. Agus Mukmin, Lc.,M.Hum

Sekretaris                    : Ari Azhari, M.H

Kemudian pada periode 2020-2023 dengan struktur organisasi berikut;

Dekan                           : Agussalim, M.Pd.I

Ketua Prodi                 : Depi Putri, S.Sos.I.,M.Si

Sekretaris Prodi         : Heru Prasetyo, M.Pd

UPT Perpustakaan     : Nosi Saraska, S.S.I

Berdirinya Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam ini didorong oleh upaya mempersiapkan sumber daya manusia sebagai praktisi pengelola lembaga dakwah, peneliti sosial keagamaan, dan pengembang lembaga dakwah yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir dibidangnya seta mampu melaksanakan tugas pengelolaan kegiatan dakwah berlandaskan ajaran dan etika keislaman, keilmuan dan keahlian. Dalam perkembangannya, lulusan juga diserap oleh berbagai lembaga pendidikan unggulan lainnya dan memiliki kualifikasi standar untuk menjadi tenaga kerja yang diakui oleh pemerintah dan swasta.

Sejarah Program Studi

Program Studi Manajemen Dakwah (MD) merupakan bagian dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau berdiri sejak tanggal 12 Februari 2015. Program Studi Manajemen Dakwah Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau memiliki tanggung jawab dalam menjunjung tinggi pendidikan dan tidak terbatas pada definisi lulusan semata. Selain menghasilkan lulusan atau sarjana yang mampu terserap oleh dunia kerja, sarjana atau lulusan Manajemen Dakwah Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau harus memiliki integritas dalam hal kemanusiaan,  ke-Islaman, dan ke-Indonesiaan, serta ungggul dalam kompetensi di bidang manajemen dakwah yang mampu berkarya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas (rahmatan lil-‘alamin).

Program Studi Manajemen Dakwah Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau, mempunyai tujuan yakni :

  1. Menghasilkan lulusan yang berkualitas, berakhlak mulia, mandiri, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang Manajemen Dakwah.
  2. Menghasilkan Penelitian dan publikasi ilmiah berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi informasi tepat guna dibidang Manajemen Dakwah.
  3. Menghasilkan praktisi yang mampu menyelesaikan permasalahan sosial keagamaan melalui pengabdian kepada masyarakat dibidang Manajemen Dakwah.
  4. Menghasilkan kerjasama dengan lembaga dakwah ditingkat regional, nasional maupun internasional dalam upaya mengembangkan ilmu pengetahuan, penelitian dan pengabdian kepada masyaraka

Dalam pengaplikasiannya, Manajemen Dakwah Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau, memiliki program-program penunjang dalam mewujudkan Program Studi yang terkemuka dan religius. Dalam meningkatkan program tersebut prodi melakukan pelatihan khotbah, seminar, workshop, praktek haji dan umrah, magang, dan safari dakwah.

Program-program yang dilakukan oleh program studi Manajamen Dakwah untuk mewujudkan sarjana muslim berakhlak mulia, mandiri, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang Manajemen Dakwah, Menghasilkan Penelitian dan publikasi ilmiah berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi informasi tepat guna dibidang Manajemen Dakwah, Menghasilkan praktisi yang mampu menyelesaikan permasalahan sosial keagamaan melalui pengabdian kepada masyarakat dibidang Manajemen Dakwah, Menghasilkan kerjasama dengan lembaga dakwah ditingkat regional, nasional maupun internasional dalam upaya mengembangkan ilmu pengetahuan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.